Postingan

MENUJU KEESAAN GEREJA

MENUJU KEESAAN GEREJA   1. Akar-Akar Gerakan Oikumenis Pada Abad-Abad Lalu, Sampai Dengan Konperensi Pekabaran Injil Sedunia Di Edinburgh (1910) Pada zaman reformasi Katolik Roma untuk pertama kali (sejak khisma dengan Gereja Ortodoks Yunani tahun 1054) diperhadapkan dengan ancaman perpecahan besar-besaran. Walaupun Luther dengan cepat dikucilkan dari gereja (1521), namun tetap diusahakan mencari perdamaian dengan pengikut-pengikutnya, kaum Injili, demi kesatuan kaum Kristen dari ancaman Turki. Usaha-usaha ini, yang didorong oleh pertimbangan-pertimbangan politik, menghasilkan pembicaraan-pembicaraan di Leipzig (1539), Hagenau (1540), Worms (1540) dan Regensburg (Ratisbon, 1541) di wilayah kekaisaran Jerman dan di Prancis, tetapi persetujuan tidak dicapai. Timbul kesadaran bahwa usaha-usaha untuk memulihkan perpecahan yang diakibatkan reformasi harus bertolak dari warisan bersama. Kesadaran ini hidup khususnya di kalangan kaum humanis, cendikiawan katolik maupun Pro...

INJIL DI TENGAH KEMAJEMUKAN BUDAYA

INJIL DI TENGAH KEMAJEMUKAN BUDAYA   LATAR BELAKANG             Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang kaya akan budaya. Keberagaman budaya, ras, suku, bahasa dan agama menjadi warna unik bagi bangsa Indonesia. Realitas keberagaman tersebut merupakan ciri khas bangsa yang tidak dapat dipungkiri lagi, melainkan harus diakui, dihargai dan dilestarikan. Budaya menjadi kekayaan bangsa yang harus dijaga oleh semua masyarakat Indonesia. Berkaitan dengan keberagaman budaya, masyarakat Indonesia juga memiliki keberagaman agama misalnya Kristen, Katolik, Islam, Hindu, Budha, Kong Hu Chu, serta agama lokal masing-masing daerah. Agama merupakan bagian dari keberagaman budaya yang menjadi realitas bangsa Indonesia. Realitas bangsa yang memiliki keberagaman budaya tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi orang Kristen, yang juga memiliki tugas dan Amanat Agung yang diberikan Yesus sebelum Ia terangkat ke surga kepada setiap...

KARAKTER SORANG HAMBA TUHAN

KARAKTER SORANG HAMBA TUHAN Oleh Oscar Katanga   Apa itu hamba Tuhan? Alkitab mengajarkan bahwa hamba Tuhan adalah hamba-Nya Tuhan, di mana harus tunduk, taat dan patuh kepada Tuhan dan firman-Nya. Hamba Tuhan menurut pandangan Alkitab perjanjian baru, berasala dari kata δουλοω ( douloõ ) melayani sebagai hamba (budak). Pada zaman Perjanjian Baru, seorang budak dapat di beli atau dijual sebagai komoditi. David Watson menyatakan: “Seorang budak adalah seorang yang sama sekali tidak memiliki kepentingan diri sendiri. Dalam ketaatan penuh kerendahan hati ia hanya bisa berkata dan bertindak atas nama tuannya. Dalam hal ini tuannya berbicara dan bertindak melalui dia”. Benar-benar tak berdaya. Sebagai orang percaya berarti sebagai orang-orang yang telah di merdekakan dari dosa dan menjadi hamba (doulos) kebenaran. Kata hamba dalam Perjanjian Lama yaitu עֶבֶד “ eved ” atau “ ebed ”, yaitu budak, hamba, pelayan. Artinya, seseorang bekerja untuk keperluan orang lain, un...